Apa Saja yang Perlu Dicek Saat Serah Terima Kunci Rumah Baru?

22 July 2026

Bagikan : Facebook Twitter/X WhatsApp
Apa Saja yang Perlu Dicek Saat Serah Terima Kunci Rumah Baru?

Momen serah terima kunci bisa diibaratkan sebagai momen yang paling ditunggu bagi calon pemilik rumah. Setelah melalui proses nabung, mengurus KPR sampai menunggu proses pembangunan, akhirnya kamu pegang rumah impian sendiri. Tentu rasanya sangat excited sekaligus lega.

Namun tunggu dulu, jangan sampai karena kamu terlanjur senang kamu langsung tanda tangan berita serah terima (BATS) tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Di SGM, after BAST masih ada masa garansi selama  3 bulan. Jadi, after BAST dan masih ada komplain selama 3 bulan itu akan kita tangani. Kepercayaan dan kepuasan konsumen nomor satu. 

Untuk itu, supaya momen bahagia ini tidak menjadi drama di kemudian hari, penting untuk memperhatikan checklist lengkap terkait dengan apa saja yang wajib dicek ketika serah terima rumah baru. Tim dari Sapphire Griya Modern sudah merangkum semua hal terkaitnya supaya tidak ada yang terlewat. 

1. Cek Kondisi Fisik Bangunan Secara Menyeluruh

Sebelum membahas hal detail, penting untuk memulai dari hal paling mendasar, yaitu melakukan pengecekan mengenai kondisi fisik rumah secara umum. Kamu bisa memulai dari halaman depan sampai belakang dan perhatikan apakah ada hal-hal berikut:

  • Terjadi retakan di dinding, baik retak yang kecil atau retak struktural 
  • Apakah ada noda rembesan air di plafon maupun di dinding
  • Perhatikan apakah ada cat yang mengelupas atau belang
  • Cek kondisi lantai, apakah bergelombang atau keramik retak

Apabila terjadi retakan kecil, jangan panik dahulu. Retakan kecil pada plaster merupakan hal wajar karena proses pengeringan material. Namun ketika retaknya menjadi melebar atau membentuk pola diagonal, penting untuk diskusi dengan pihak developer. 

2. Tes Semua Instalasi Listrik

Hal ini seringkali dilupakan, padahal ini sangat penting. Kamu bisa membawa charger HP atau lampu kecil untuk mengetes masing-masing stop kontak. Selain itu, penting untuk mengecek beberapa hal lain seperti:

  • Semua saklar lampu berfungsi dengan baik
  • Panel listrik (MCB) tidak ada yang trip atau rusak
  • Kabel-kabel yang terlihat rapi dan tidak terekspos
  • Titik lampu sesuai dengan yang dijanjikan di brosur atau kontrak

Apabila ada instalasi yang belum jalan, kamu bisa mencatat semuanya kemudian minta ke pihak developer untuk memperbaiki sebelum tanda tangan. 

3. Periksa Sistem Air dan Sanitasi

Dalam hal ini, air merupakan kebutuhan pokok, untuk itu pastikan semuanya tidak ada kendala. Kamu bisa menyalakan semua keran yang ada di rumah. Perhatikan juga beberapa hal lain seperti:

  • Tekanan air stabil di semua titik
  • Tidak ada kebocoran pipa di bawah wastafel atau dekat toilet
  • Saluran pembuangan air lancar, coba tuang air dan lihat apakah cepat surut
  • Kloset berfungsi dengan baik saat di-flush
  • Water heater (kalau ada) menyala dan menghasilkan air panas

Jangan lupa juga untuk memeriksa area septic tank serta saluran got yang ada di sekitar rumah, pastikan airnya lancar. 

4. Cek Pintu, Jendela, dan Kunci

Bagian ini kadang terlihat sepele, namun ternyata sangat penting untuk kenyamanan harian. Kamu bisa buka-tutup pintu dan jendela dan perhatikan apakah: 

  • Engselnya lancar tanpa bunyi berdecit
  • Kunci pintu dan jendela berfungsi normal
  • Tidak ada celah yang bikin air hujan masuk
  • Kaca jendela tidak retak atau pecah

5. Pastikan Atap dan Plafon Aman dari Kebocoran

Apabila memungkinkan, kamu bisa melakukan pengecekan saat musim hujan atau bisa meminta pihak developer untuk menyiram atap menggunakan air untuk simulasi hujan. Perhatikan apakah dalam plafon terdapat bercak kuning kecoklatan yang menjadi tanda rembesan. Cek juga bagian talang air, apakah posisinya sudah pas dan tidak ada bocor di dalam sambungannya. 

6. Sesuaikan Spesifikasi dengan Kontrak Jual Beli

Hal ini terkadang kerap luput. Banyak yang terlalu fokus di kondisi fisik sampai lupa mencocokkan apakah sudah sesuai dengan spesifikasi yang ditulis dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB). Kamu bisa membawa dokumen kontrak kemudian lakukan pengecekan terkait dengan: 

  • Merek dan tipe keramik lantai
  • Jenis cat dan warnanya
  • Ukuran tanah dan bangunan sesuai sertifikat
  • Fasilitas tambahan seperti carport, taman, atau kanopi

Apabila kamu menemukan perbedaan yang signifikan antara yang ditulis dalam perjanjian dengan kenyataan, kamu bisa bernegosiasi dengan developer sebelum serah terima kunci. 

7. Cek Kelengkapan Dokumen

Serah terima kunci tidak hanya terkait dengan kondisi fisik rumah, melainkan juga dokumen legalnya. Pastikan kamu juga mendapatkan beberapa hal seperti:

  • Sertifikat rumah (SHM atau HGB) atau setidaknya informasi jelas soal prosesnya
  • IMB atau PBG (Persetujuan Bangunan Gedung)
  • Bukti pembayaran lunas atau jadwal cicilan KPR yang jelas
  • Kartu garansi bangunan dari developer

Dokumen tersebut sangat penting di kemudian hari, terlebih ketika suatu saat kamu akan menjual rumah maupun melakukan renovasi rumah. 

8. Cek Lingkungan Sekitar Rumah

Langkah terakhir, jangan lupa untuk melihat kondisi lingkungan sekitar. Apakah jalan menuju rumah sudah rapi atau belum? Apakah fasilitas umum mencakup taman, lampu jalan maupun pos keamanan sudah berfungsi? Di Sapphire Griya Modern misalnya, hal tersebut menjadi satu perhatian utama supaya penghuni dapat tinggal dengan nyaman tanpa menunggu fasilitas yang belum selesai. 

Baca Juga : Tenor KPR 10, 15, atau 20 Tahun : Mana yang Paling Menguntungkan? 

Tips Tambahan Biar Serah Terima Makin Lancar

Supaya proses pengecekan semakin efektif, sebaiknya kamu melakukan beberapa hal sebagai berikut:

  • Datang saat siang hari karena pencahayaan alami bisa membantu kamu melihat detail dengan jelas
  • Membawa alat sederhana seperti meteran, bola pingpong/kelereng (untuk cek kemiringan lantai) dan senter
  • Dokumentasikan setiap sudut rumah baik berupa foto maupun video
  • Catat semua temuan di form checklist
  • Ajak orang yang lebih paham konstruksi apabila kamu merasa kurang yakin

Temuan tersebut nanti dapat dilampirkan sebagai berita acara perbaikan atau retur yang wajib diselesaikan pihak developer dalam jangka waktu tertentu sebelum resmi menempati rumah.

                                            Tampilan hunian di Sapphire Griya Modern

Kenapa Proses Ini Penting Banget?

Tidak sedikit yang berpikir untuk menunda hal ini karena merasa tinggal komplain saja. Setelah penandatanganan BAST, proses komplain memang mengikuti ketentuan yang berbeda. Umumnya, kerusakan yang muncul setelah serah terima sudah masuk masa tanggung jawab pemilik rumah, kecuali untuk hal-hal yang termasuk dalam masa garansi (defect liability period) sesuai perjanjian. 

Karena itu, melakukan checklist secara teliti sebelum tanda tangan menjadi sangat penting, sebab ini adalah kesempatan terbaik bagi kamu untuk memastikan semua kondisi rumah sesuai standar sebelum resmi menjadi tanggung jawabmu sepenuhnya. 

Di Sapphire Griya Modern, prose serah terima dilakukan dengan memudahkan calon penghuni. Tim akan mendampingi ketika melakukan pengecekan, memberikan form checklist resmi dan memastikan bahwa setiap temuan akan langsung diperbaiki. Untuk itu kamu tidak perlu khawatir bakal dikejar-kejar waktu ketika proses pengecekan berlangsung. 

FAQ Seputar Serah Terima Kunci Rumah Baru

  1. Berapa lama waktu ideal untuk melakukan pengecekan saat serah terima? Idealnya sediakan waktu sekitar 1-2 jam supaya kamu bisa mengecek setiap sudut rumah dengan teliti, tidak terburu-buru, dan sempat mendokumentasikan semua temuan.
  2. Kalau ada kerusakan, apakah saya tetap harus tanda tangan BAST hari itu juga? Tidak harus. Kamu berhak meminta waktu tambahan atau menandatangani BAST bersyarat, di mana developer wajib memperbaiki temuan kerusakan dalam jangka waktu tertentu sebelum serah terima dianggap final.
  3. Apakah retak rambut di dinding itu berbahaya? Umumnya tidak berbahaya karena hanya terjadi di lapisan plester akibat proses pengeringan. Yang perlu diwaspadai adalah retak yang lebar, dalam, atau membentuk pola diagonal karena bisa menandakan masalah struktural.
  4. Siapa yang menanggung biaya perbaikan jika ditemukan cacat bangunan? Selama masih dalam masa garansi dan ditemukan sebelum BAST ditandatangani secara final, biaya perbaikan menjadi tanggung jawab developer, termasuk di Sapphire Griya Modern yang menyediakan kartu garansi resmi untuk setiap unit rumah.
  5. Apakah saya perlu menyewa jasa inspeksi rumah profesional? Tidak wajib, tapi bisa jadi opsi tambahan kalau kamu ingin pengecekan yang lebih mendalam dari sisi teknis, terutama untuk struktur bangunan dan instalasi mekanikal elektrikal.
Tak Berkategori